Pemerintah Ungkap MotoGP Mandalika Hasilkan Manfaat Ekonomi Rp4,96 Triliun

Jakarta – Pemerintah menyatakan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 memberikan dampak ekonomi sebesar Rp4,96 triliun bagi Indonesia. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, nilai tersebut berasal dari peningkatan kunjungan wisatawan, aktivitas transportasi dan akomodasi, perdagangan, serta berbagai kegiatan usaha yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha di daerah. Capaian ini menunjukkan MotoGP Mandalika terus menjadi penggerak ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.

Menurut Susiwijono, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika selama lima tahun berturut-turut menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap kemampuan Indonesia menggelar event berskala global. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai sektor sport tourism dan sport industry memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Dari sisi daerah, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri menyebut MotoGP Mandalika telah memberikan manfaat ekonomi yang luas, termasuk melalui keterlibatan lebih dari 600 pelaku UMKM dalam berbagai aktivitas pendukung acara. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan dan daya tarik destinasi wisata di NTB, ajang balap motor dunia tersebut juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekosistem pariwisata dan olahraga berkelanjutan. Indonesia dijadwalkan kembali menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Anggaran Kemenko Perekonomian 2027 Disepakati Rp664 Miliar oleh Banggar

    JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp664 miliar. Persetujuan tersebut menjadi dukungan bagi Kemenko Perekonomian dalam menjalankan…

    Pengamat Sebut Status Emerging Market Perkuat Kepercayaan Investor ke Indonesia

    Jakarta – Pengamat pasar modal menilai keputusan penyedia indeks saham global MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori Emerging Market menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan nasional. Status tersebut dinilai mampu menjaga…