Jakarta – Anggota DPR RI Ahmad Heryawan (Aher) mendesak Pemerintah Indonesia untuk menjamin keselamatan jurnalis Indonesia yang tergabung dalam kontingen kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Desakan ini disampaikan menyusul laporan penahanan para jurnalis dan relawan oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan internasional menuju Palestina. Mantan Gubernur Jawa Barat tersebut meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) segera menempuh jalur diplomasi internasional yang agresif demi melindungi warga negara Indonesia (WNI) di sana.
Aher yang kini menjabat sebagai Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI menegaskan bahwa jurnalis memiliki mandat resmi untuk menyampaikan fakta kemanusiaan kepada dunia. Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi maupun penahanan terhadap pekerja media merupakan pelanggaran nyata terhadap hak asasi manusia (HAM) dan prinsip kebebasan pers internasional. Menurutnya, tindakan represif aparat Israel terhadap kontingen kemanusiaan ini harus direspons dengan tekanan diplomatik global yang kuat.
Lebih lanjut, Aher meminta pemerintah aktif berkoordinasi dengan organisasi internasional, lembaga HAM dunia, serta negara-negara sahabat untuk mendorong pembebasan seluruh peserta kontingen. Perlindungan hukum dan kemanusiaan yang layak harus segera diberikan kepada para relawan yang tertahan. Ia juga mengingatkan kembali bahwa Indonesia memiliki amanat konstitusi yang tegas untuk menentang segala bentuk penjajahan dan mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. Dikutip dari RRI.co.id







