Menteri PKP Minta BSN Gerak Cepat Tuntaskan Target FLPP serta Rusun Subsidi

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mendorong Bank Syariah Nasional (BSN) untuk mengakselerasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan perkotaan. Dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13/5/2026), Menteri Ara menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perbankan syariah untuk mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia, BSN diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam memenuhi kebutuhan perumahan nasional melalui skema pembiayaan yang inklusif dan tepat sasaran.

Hingga April 2026, BSN telah menunjukkan performa impresif sebagai penyalur FLPP terbesar kedua nasional dengan realisasi mencapai 16.523 unit rumah dari target tahunan sebanyak 73.300 unit. Selain memperkuat rumah tapak, Kementerian PKP mendesak BSN untuk mulai fokus pada pengembangan rumah susun subsidi di pusat kota guna mengatasi keterbatasan lahan. Untuk mendukung hal tersebut, BSN juga tengah memproses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan sebesar Rp500 miliar yang ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses hunian vertikal yang strategis.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program Governmentpreneur yang dicanangkan Kementerian PKP melalui inovasi digital dan penguatan ekosistem pengembang perumahan. BSN berencana merekrut sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif guna memastikan efisiensi dalam setiap tahapan pembiayaan rumah subsidi. Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, pemerintah optimis bahwa percepatan pembangunan infrastruktur perumahan dan kemudahan akses kredit syariah akan mampu mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia secara signifikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi, ASITA-INACA Minta Penumpang Manfaatkan Periode Promo

    Jakarta – Kenaikan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) pada tiket pesawat domestik memicu kekhawatiran masyarakat terkait membengkaknya biaya perjalanan udara menjelang musim libur sekolah. Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Umum…

    Strategi Kakorlantas Tingkatkan Citra Polri: Polantas Harus Profesional dan Simpatik

    Jakarta – Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat. Dalam arahannya di Jakarta pada Kamis…