MALANG – Arema FC mengusung ambisi besar untuk menyapu bersih kemenangan pada dua laga sisa Super League musim 2025/2026 saat menghadapi PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menginstruksikan seluruh skuat Singo Edan untuk tetap fokus dan bekerja keras di penghujung kompetisi demi mengamankan poin maksimal. Meski sempat mengalami fluktuasi performa akibat absennya sejumlah pilar utama, kemenangan menjadi harga mati bagi Arema FC untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen akhir sepak bola nasional.
Sepanjang musim ini, strategi tim seringkali terbentur oleh badai cedera yang menimpa pemain kunci seperti Ahmad Maulana, Luis Gustavo, dan Pablo Oliveira. Namun, kembalinya bek tangguh asal Brasil, Wallison Maia, memberikan angin segar bagi lini pertahanan Arema FC setelah sempat menepi cukup lama. Marcos Santos menegaskan bahwa fleksibilitas taktik, baik menggunakan skema empat maupun lima bek dengan sistem low hingga medium block, menjadi kunci utama untuk menambal kekosongan pemain dan menjaga stabilitas permainan tim.
Di lini depan, performa trio legiun asing asal Brasil—Dalberto Luan, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva—diharapkan tetap tajam seperti saat menumbangkan PSM Makassar tiga gol tanpa balas. Kerja sama apik ketiga pemain ini menjadi tumpuan harapan bagi para pendukung di Malang untuk melihat Arema FC menutup musim dengan hasil gemilang. Dengan persiapan matang dan disiplin taktik yang tinggi, manajemen optimis Arema FC mampu meraih enam poin tambahan untuk meningkatkan peringkat mereka di papan klasemen Super League. Dikutip dari Antaranews.com






