IHSG Lesu Jelang Libur Panjang, Begini Strategi Trading di Tengah Aksi Profit Taking

  • Ekonomi
  • April 30, 2026
  • 0 Comments

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi bergerak melemah pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Meskipun sempat dibuka menguat tipis 0,03 persen ke level 7.103,26, indeks dibayangi aksi ambil untung atau profit taking oleh pelaku pasar menjelang libur panjang akhir pekan (long weekend) Hari Buruh. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memproyeksikan prediksi IHSG hari ini akan bergerak melemah terbatas dalam rentang support dan resistance 7.000 hingga 7.325.

Sentimen global turut menekan laju indeks setelah The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga di level 3,5-3,75 persen di tengah ketidakpastian geopolitik Timur Tengah. Pasar juga tengah mencermati transisi kepemimpinan di Bank Sentral AS dari Jerome Powell ke Kevin Warsh, serta menantikan rilis data ekonomi penting seperti indeks PCE Prices dan pertumbuhan ekonomi AS kuartal I-2026. Pelemahan ini juga sejalan dengan kondisi bursa global dan regional Asia yang mayoritas memerah, merefleksikan sikap hati-hati investor terhadap kebijakan moneter ketat di tingkat internasional.

Dari dalam negeri, perhatian investor teralihkan pada agenda ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembentukan ribuan Koperasi Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat distribusi pangan. Meski terdapat sentimen positif dari program penguatan ekonomi desa, tekanan jual jangka pendek tetap mendominasi karena perdagangan pekan ini hanya berlangsung empat hari. Dengan adanya penutupan pasar saat libur May Day, investor cenderung mengamankan posisi kas guna menghindari risiko fluktuasi pasar selama masa libur panjang tersebut. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Danantara Siapkan Sejumlah BUMN untuk IPO dalam Setahun ke Depan

    Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyiapkan IPO sejumlah perusahaan BUMN dalam jangka waktu 6-12 bulan ke depan. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir,…

    Penguatan Rupiah Hari Ini Didukung Sejumlah Katalis Positif

    Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (10/8/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka naik 0,42 persen atau 75 poin ke level Rp17.822 per dolar…