MAKASSAR – Kelompok usaha Kalla secara resmi memperkuat ekosistem ekonomi di Kota Makassar melalui dimulainya proyek pengembangan kawasan mixed-use MaRI Extension. Prosesi ground breaking yang berlangsung di eks lahan Hotel Sahid pada Selasa ini menandai langkah strategis Kalla dalam mengintegrasikan fungsi komersial dan hunian modern di jantung kota. Proyek ambisius ini dirancang untuk memastikan Mal Ratu Indah (MaRI) tetap relevan sebagai destinasi utama masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
Pengembangan MaRI Extension akan dilaksanakan dalam dua tahap utama dengan target penyelesaian secara keseluruhan pada tahun 2028. Tahap pertama difokuskan pada perluasan area gedung parkir, sementara tahap kedua akan menghadirkan perluasan mal dengan konsep ritel kekinian serta pembangunan apartemen eksklusif setinggi 10 lantai yang mencakup 230 unit hunian. Chief Executive Officer KALLA, Solihin Jusuf Kalla, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang perusahaan untuk memperkuat portofolio properti dan memberikan pengalaman gaya hidup yang lebih terintegrasi bagi warga Makassar.
Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini karena diprediksi akan memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan sektor UMKM. Wali Kota Makassar menekankan bahwa perluasan MaRI Extension sangat krusial bagi dinamika kota yang kian berkembang pesat. Dengan hadirnya kawasan terpadu ini, Makassar diharapkan semakin kokoh sebagai pusat aktivitas ekonomi dan belanja yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat luas serta pendatang dari berbagai daerah. Dikutip dari Antaranews.com







