Komisi VIII DPR RI: Pemerintah Wajib Audit Total Legalitas Daycare Secara Nasional

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi total dan audit menyeluruh terhadap seluruh daycare di Indonesia. Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas terungkapnya kasus dugaan kekerasan terhadap puluhan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Selly menekankan bahwa audit tersebut harus mencakup aspek legalitas, standar operasional prosedur (SOP), hingga kompetensi tenaga pengasuh guna memastikan anak-anak tidak menjadi objek komersialisasi tanpa jaminan keselamatan.

Berdasarkan laporan terbaru, setidaknya 53 anak terindikasi menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha dari total 103 anak yang menitipkan diri. Selly menyoroti bahwa rendahnya standar perlindungan anak dalam layanan pengasuhan berbasis bisnis menjadi akar masalah yang memicu terjadinya kekerasan dalam durasi waktu yang lama. Oleh karena itu, DPR meminta kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk memperketat regulasi serta sistem deteksi dini agar fungsi pengawasan negara tidak kalah oleh mekanisme pasar.

Menindaklanjuti situasi ini, Kementerian PPPA telah menurunkan tim khusus untuk melakukan asesmen awal dan memberikan pendampingan psikososial bagi para korban serta keluarga mereka. Sementara itu, Polresta Yogyakarta terus melakukan penyelidikan mendalam dan pemeriksaan saksi-saksi setelah melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026). Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem perizinan dan pengawasan aktif terhadap seluruh lembaga penitipan anak di tingkat nasional. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Pekerja Pemilah Sampah Dipastikan Mendapat Jaminan Sosial dari Pemerintah

    Jakarta – Pemerintah memastikan pekerja pemilah sampah di sektor informal mendapat perlindungan sosial sebagai bagian dari transformasi sektor persampahan nasional. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menilai pekerja yang selama ini…

    LPDB Gelar Temu Mitra, Perkuat Koperasi di Sektor Riil

    Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelar temu mitra koperasi sektor riil sebagai upaya memperkuat kemitraan dan permodalan koperasi di Indonesia. Direktur Utama LPDB Krisdianto mengatakan kegiatan tersebut merupakan…