Jakarta – Tim tenis meja muda Indonesia sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet satu medali emas dan empat medali perunggu pada ajang South East Asian (SEA) Youth Table Tennis Championship 2026 di Singapura. Medali emas tunggal putra U-19 berhasil diraih oleh Muhammad Naufal Junindra setelah tampil dominan mengalahkan wakil tuan rumah dan konsisten hingga partai puncak. Selain emas, Indonesia juga mengamankan empat perunggu melalui nomor tunggal putri U-19 yang dipersembahkan Ni Ketut Maharani, ganda campuran U-19, ganda putra U-19, serta kategori beregu putra.
Keberhasilan di Pasir Ris Sports Hall ini menjadi sinyal kuat kebangkitan tenis meja nasional di kancah internasional. Sekretaris Jenderal Indonesia Pingpong League (IPL), Yon Mardiono, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari pembinaan usia dini yang konsisten dan kompetisi yang lebih terstruktur. Sebanyak 16 atlet muda yang dikirim mampu bersaing kompetitif melawan sembilan negara Asia Tenggara lainnya, sekaligus membuktikan bahwa regenerasi atlet tenis meja Indonesia kini berada di jalur yang tepat setelah sebelumnya juga meraih hasil positif di SEA Games 2025.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, turut mengapresiasi pencapaian ini sebagai fondasi penting bagi masa depan olahraga nasional. Ia menekankan bahwa perbaikan tata kelola organisasi dan penghapusan isu dualisme menjadi kunci utama agar atlet dapat fokus mengukir prestasi dunia. Dengan semangat baru dalam ekosistem tenis meja, hasil di SEA Youth 2026 diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi mengantarkan Indonesia menuju panggung prestasi yang lebih tinggi. Dikutip dari RRI.co.id






