Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,0 yang mengguncang wilayah Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa siang pukul 13.11 WIB. Pusat gempa terdeteksi berada di laut, tepatnya 67 kilometer arah barat laut Timor Tengah Utara dengan kedalaman 31 kilometer. Meskipun kekuatan gempa cukup signifikan, BMKG secara resmi menyatakan bahwa aktivitas seismik ini tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di NTT dengan skala intensitas yang beragam. Wilayah Atambua merasakan getaran paling kuat dengan skala intensitas III-IV MMI, di mana guncangan dirasakan nyata oleh banyak orang di dalam rumah. Selain itu, getaran juga dirasakan di Maumere, Kota Kupang, Kefamenanu, Malaka, Soe, hingga Alor dan Ende dengan skala II-III MMI. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Meski kondisi terpantau aman dari risiko tsunami, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta untuk berhati-hati terhadap potensi gempa bumi susulan yang mungkin terjadi dan selalu memastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi stabil. Masyarakat juga disarankan untuk memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG guna menghindari informasi hoaks yang sering beredar pascagempa. Dikutip dari Antaranews.com





