Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau untuk memastikan percepatan penyambungan koridor gajah yang terfragmentasi. Langkah strategis ini bertujuan memulihkan habitat yang rusak akibat alih fungsi hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan gajah Sumatera di kawasan tersebut. Dalam kunjungannya pada Rabu (4/3/2026), Menhut menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menyediakan ruang jelajah yang lebih luas dan fasilitas medis yang memadai bagi satwa lindung tersebut.
Raja Juli menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait kondisi PLG Sebanga yang sebelumnya memprihatinkan kini telah ditindaklanjuti. Luas lahan untuk area penggembalaan (ngangon) yang semula dikabarkan hanya tersisa 1 hektare, kini telah dipastikan mencapai 15 hektare. Selain perluasan lahan, sejumlah fasilitas pendukung seperti embung air bersih, kandang jempit untuk pengobatan, serta lahan pengayaan pakan seluas 1 hektare yang ditanami tebu, nanas, dan pisang telah berhasil direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan.
Selanjutnya, di PLG Minas, Kementerian Kehutanan berencana membangun klinik gajah sebagai pusat kesehatan satwa tingkat lanjut. Program utama yang menjadi fokus adalah menyambungkan koridor dari PLG Minas ke kantong-kantong habitat lain yang terisolasi akibat fragmentasi hutan. Penyambungan koridor ini dinilai sangat krusial untuk menjamin pergerakan alami satwa dan menjaga keberlanjutan populasi gajah Sumatera di Riau. Menhut juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi demi menjaga keseimbangan ekosistem hutan Indonesia secara berkelanjutan. Dikutip dari Metrotvnews.com







