Polemik Lapangan Padel di Jakarta, Legislator Tegaskan Perizinan Harus Transparan

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyoroti maraknya pembangunan lapangan padel di kawasan permukiman Jakarta yang mulai menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Politisi yang akrab disapa Bang Kent ini menegaskan bahwa pengembangan fasilitas olahraga populer tersebut harus dibarengi dengan pengaturan tata ruang yang ketat dan proses perizinan yang transparan. Menurutnya, meskipun padel kini menjadi tren gaya hidup perkotaan, pembangunannya tidak boleh mengabaikan aspek ketertiban umum serta kenyamanan warga sekitar, terutama terkait dampak sosial dan lingkungan.

Berdasarkan keluhan warga yang diterima melalui kanal media sosial, isu utama yang muncul adalah kebisingan aktivitas permainan yang berlangsung hingga dini hari serta kemacetan akibat minimnya lahan parkir. Suara pantulan bola dan teriakan pemain dinilai sangat mengganggu ketenangan lingkungan jika melewati pukul 20.00 WIB. Selain itu, banyak lapangan padel komersial yang menggunakan badan jalan sebagai area parkir pengunjung. Anggota Komisi C DPRD DKI ini memperingatkan agar kepentingan bisnis tidak mengorbankan hak warga untuk mendapatkan lingkungan yang nyaman, dan mendesak pemerintah untuk membatasi atau melarang operasional jika tidak sesuai peruntukan tata ruang.

Sebagai langkah konkret, Kent meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pengawasan dan tidak mengeluarkan izin secara sembarangan. Ia mendorong agar setiap pembangunan lapangan padel wajib memenuhi persyaratan teknis tambahan, mulai dari dokumen UKL/UPL, analisis dampak lalu lintas (Amdal Lalin), hingga penyediaan peredam suara dan pembatasan jam operasional. Penegakan regulasi yang tegas melalui Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan rekomendasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dianggap menjadi kunci agar industri olahraga tetap berkembang tanpa menciptakan keresahan sosial di Jakarta. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    LPDB Gelar Temu Mitra, Perkuat Koperasi di Sektor Riil

    Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelar temu mitra koperasi sektor riil sebagai upaya memperkuat kemitraan dan permodalan koperasi di Indonesia. Direktur Utama LPDB Krisdianto mengatakan kegiatan tersebut merupakan…

    Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

    Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya dan para petinggi BUMN, khususnya Pertamina dan PLN, untuk segera memangkas anak-cucu perusahaan beserta unit-unit usaha di bawahnya guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha. Dalam…