Wagub Erwan Setiawan Sikapi Selisih Survei dengan KDM, Tekankan Pentingnya Kesadaran Posisi

  • Politik
  • February 24, 2026
  • 0 Comments

Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan tanggapan bijak mengenai selisih signifikan pada hasil survei tingkat kepuasan publik antara dirinya dengan Gubernur Dedi Mulyadi atau KDM. Berdasarkan data Indikator Politik Indonesia, kepuasan publik terhadap kinerja KDM mencapai 95,5 persen, sementara Erwan berada di angka 55,3 persen. Menanggapi ketimpangan tersebut, Erwan mengutip filosofi etika kepemimpinan Sunda, taktak ulah ngaluhuran sirah, yang berarti pundak tidak boleh melebihi kepala. Ia menegaskan bahwa sebagai wakil, dirinya sangat sadar posisi dan memilih untuk menjaga keharmonisan kepemimpinan daripada mengejar popularitas individu.

Erwan menjelaskan bahwa perbedaan persepsi publik ini merupakan konsekuensi logis dari pembagian porsi tugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selama ini, Gubernur lebih banyak menjalankan peran di lapangan untuk menemui konstituen, sedangkan ia bertugas memastikan roda administrasi dan birokrasi di kantor tetap berjalan efektif. Menurutnya, pembagian peran ini sangat krusial agar pemerintahan tetap stabil dan pendelegasian wewenang, termasuk dalam urusan diplomasi internasional dengan tamu luar negeri, tetap tertangani dengan baik meski Gubernur sedang berada di luar kantor.

Lebih lanjut, Erwan secara tegas menepis isu keretakan hubungan atau pecah kongsi akibat adanya ketimpangan approval rating tersebut. Ia menegaskan bahwa tugas utamanya adalah menyokong penuh program-program Gubernur demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, bukan untuk bersaing secara elektoral. Dengan mengedepankan prinsip satu kesatuan, Erwan memastikan bahwa efektivitas pemerintahan jauh lebih penting daripada angka survei pribadi, dan hubungan keduanya tetap solid dalam menjalankan amanah pada tahun pertama kepemimpinan mereka. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    KPU Siapkan Aturan Baru Pemilu, Imbas Putusan MK soal Ijazah Gibran

    Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai salah satu rujukan dalam penyusunan aturan Pemilu mendatang. Komisioner KPU…

    Survei LKPI Pemilu 2029: Peta Kekuatan Partai Politik Masih Tersebar Beragam

    Jakarta – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan bahwa peta kekuatan dan pilihan masyarakat terhadap partai politik menjelang Pemilu 2029 masih sangat dinamis dan beragam.…