Pemprov Jateng Gandeng Jepang untuk Tarik Investasi dan Siapkan SDM Lokal Jadi Manajer

  • Ekonomi
  • January 24, 2026
  • 0 Comments

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempererat sinergi dengan Pemerintah Jepang guna menarik lebih banyak investasi masuk ke berbagai wilayah strategis. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh melalui kemudahan perizinan berbasis risiko dan berbagai insentif fiskal seperti tax holiday. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Jepang yang selama ini konsisten menjadi salah satu investor utama dengan total nilai investasi mencapai Rp24,216 triliun.

Selain fokus pada sektor modal, kerja sama ini juga mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui pengiriman tenaga kerja asal Jawa Tengah ke Jepang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kolaborasi kali ini bertujuan untuk menyiapkan pekerja lokal agar mampu menduduki posisi manajerial di perusahaan Jepang. Kepercayaan ini didasarkan pada kualitas lulusan sekolah menengah kejuruan di Jawa Tengah yang dinilai memiliki etos kerja tinggi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri internasional.

Gubernur Prefektur Kagawa Ikeda Toyohito memberikan apresiasi atas kontribusi tenaga kerja Indonesia dan menjamin keamanan serta kenyamanan mereka selama bekerja di Jepang. Pemerintah Jepang juga memberikan dukungan berupa pelatihan bahasa bagi para pekerja sebelum keberangkatan. Dengan peningkatan jumlah pekerja migran yang mencapai 52 persen pada tahun 2025, kedua belah pihak optimistis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…