IHSG Berpeluang Rebound, Investor Cermati Kebijakan Suku Bunga The Fed

  • Ekonomi
  • January 14, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi dengan kenaikan sebesar 58,75 poin ke level 9.007,04. Penguatan ini terjadi di tengah pantauan pelaku pasar terhadap data inflasi Amerika Serikat yang stabil di angka 2,7 persen secara tahunan. Kondisi ekonomi global tersebut memicu ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat atau The Fed akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya pada pertemuan akhir Januari mendatang.

Selain faktor makroekonomi, pasar memberikan perhatian pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell mengenai independensi kebijakan moneter dari tekanan politik. Powell menegaskan bahwa keputusan suku bunga akan diambil berdasarkan kebutuhan ekonomi negara demi menjaga stabilitas. Sementara itu, bursa saham di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi dengan mayoritas indeks utama seperti Nikkei dan Shanghai menunjukkan tren penguatan pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Dari dalam negeri, sentimen positif didorong oleh langkah pemerintah memperkuat ekonomi digital melalui pengembangan ekosistem semikonduktor yang bekerja sama dengan pihak Inggris. Proyek ini dinilai strategis karena menjadi fondasi bagi berbagai sektor teknologi mulai dari otomotif hingga pusat data. Dengan dukungan sentimen domestik dan global tersebut, indeks saham domestik diprediksi masih memiliki ruang untuk bergerak menguat secara terbatas sepanjang hari ini. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…