Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Baru Tembus Rp2,631 Juta

  • Ekonomi
  • January 12, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – Harga emas batangan Antam mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Senin pagi. Berdasarkan informasi dari laman Logam Mulia, harga emas melonjak sebesar Rp29.000 per gram, sehingga kini dibanderol seharga Rp2.631.000 dari harga sebelumnya Rp2.602.000. Sejalan dengan kenaikan tersebut, harga jual kembali atau buyback juga meningkat menjadi Rp2.484.000 per gram.

Setiap transaksi emas batangan dikenakan potongan pajak sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Sedangkan untuk transaksi buyback dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP yang dipotong langsung dari total nilai transaksi.

Berikut adalah rincian harga pecahan emas batangan Antam pada Senin:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.365.500
  • Harga emas 1 gram: Rp2.631.000
  • Harga emas 2 gram: Rp5.202.000
  • Harga emas 3 gram: Rp7.778.000
  • Harga emas 5 gram: Rp12.930.000
  • Harga emas 10 gram: Rp25.805.000
  • Harga emas 25 gram: Rp64.387.000
  • Harga emas 50 gram: Rp128.695.000
  • Harga emas 100 gram: Rp257.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp643.015.000
  • Harga emas 500 gram: Rp1.285.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.571.600.000

Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…