Perkuat Energi Nasional, Pertamina EP Temukan Potensi Minyak 3.442 Barel di Sumur Baru

  • Ekonomi
  • January 6, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – PT Pertamina EP Adera Field berhasil menemukan sumur minyak baru ABB-143 (U1) yang memiliki potensi perolehan minyak hingga 3.442 barel. Penemuan ini diperkirakan akan memberikan tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari dengan estimasi total potensi perolehan minyak mencapai 750 ribu barel. Angka tersebut diperoleh melalui pengujian selama dua jam pada akhir Desember 2025 untuk memastikan kondisi aliran minyak yang stabil sebagai dasar pengelolaan reservoir yang berkelanjutan.

Keberhasilan penemuan sumur ini didukung oleh penggunaan teknologi canggih berupa integrasi data seismik 3D Abab yang diperoleh pada tahun 2023. Melalui analisis mendalam oleh tim geologi, geofisika, dan produksi, sebaran lapisan reservoir dapat dipetakan dengan lebih akurat sehingga peluang keberhasilan pengeboran menjadi lebih besar. Langkah inovatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi di lapangan.

Temuan sumur baru ini diharapkan menjadi pendorong bagi Pertamina EP dalam meningkatkan lifting migas pada tahun 2026. Selain itu, pencapaian ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung target pemerintah untuk memproduksi satu juta barel minyak per hari. Dengan penerapan teknologi dan pendekatan baru, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan energi nasional di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…