Kemendikdasmen Catat Kerusakan Ribuan Sekolah di Sumatra dan Aceh Akibat Bencana Alam

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI mencatat sebanyak 4.149 sekolah di wilayah Sumatra hingga Aceh terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.756 sekolah berada di Aceh, 950 di Sumatra Utara, dan 443 di Sumatra Barat. Meskipun terdampak, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan bahwa sekitar 85 persen dari sekolah-sekolah tersebut sudah kembali beroperasi dan siap menyelenggarakan pembelajaran.

Pemerintah terus melakukan upaya pemulihan, termasuk pembersihan 587 sekolah yang masih terdampak material bencana. Untuk 54 sekolah yang mengalami kerusakan serius hingga rusak total, Kemendikdasmen telah menyiapkan tenda sekolah darurat agar anak-anak tetap bisa belajar. Abdul Mu’ti memastikan bahwa pembelajaran akan dimulai pada 5 Januari 2026 dengan kebijakan fleksibel, di mana siswa tidak diwajibkan memakai seragam maupun sepatu, serta akan menggunakan kurikulum khusus dalam kondisi darurat.

Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan dampak kemanusiaan yang cukup besar dengan 163 orang masih dinyatakan hilang di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Proses pencarian oleh tim penyelamat saat ini mulai difokuskan pada titik-titik di luar pusat pemukiman dan aktivitas ekonomi. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Program ASRI Serap 500 Ribu Genteng Plered ke Berbagai Daerah

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi melepas pengiriman 500.000 keping genteng buatan pengrajin Plered, Jawa Barat, menggunakan armada 125 truk untuk didistribusikan ke berbagai daerah pada 2 Oktober 2026. Pelepasan ini…

    Pemerintah Sahkan Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital guna memberikan payung hukum yang komprehensif bagi para pengemudi ojek…