BI Tanggapi Merchant yang Hanya Terima QRIS, Pembayaran Tunai Masih Diperlukan

  • Ekonomi
  • December 24, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – Bank Indonesia menegaskan pembayaran tunai masih diperlukan meski transaksi nontunai terus didorong karena cepat, mudah, aman, dan andal. Hal ini disampaikan BI merespons isu penolakan pembayaran tunai oleh merchant yang viral belakangan ini.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan tantangan demografi dan geografis di Indonesia membuat uang tunai tetap dibutuhkan di berbagai wilayah. Pemilihan pembayaran tunai atau nontunai bisa disesuaikan dengan kenyamanan dan kesepakatan pihak yang bertransaksi.

Penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, yang menyatakan setiap orang dilarang menolak rupiah sebagai alat pembayaran, kecuali terdapat keraguan atas keaslian uang.

Sebelumnya, viral video seorang konsumen lanjut usia yang ditolak membayar tunai di sebuah toko roti di Halte Transjakarta Monas dan diminta menggunakan QRIS. Pihak toko roti telah menyampaikan klarifikasi, meminta maaf, dan menyatakan akan melakukan evaluasi internal. Kebijakan nontunai diterapkan untuk mempermudah promo dan potongan harga bagi pelanggan. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…