Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Ini Arti dan Pesan Pentingnya

Jakarta – Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah menjadi trending di Google menjelang akhir semester ganjil 2025/2026. Gerakan ini mengajak ayah untuk hadir saat pengambilan rapor anak, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, hingga menengah.

Gerakan tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025. Pelaksanaan disesuaikan dengan jadwal rapor di masing-masing sekolah, dan ayah yang mengikuti diberikan dispensasi keterlambatan ke kantor.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan gerakan ini menanggapi isu fatherless, yaitu minimnya keterlibatan emosional ayah dalam kehidupan anak. Berdasarkan data Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025, sekitar 25,8 persen keluarga memiliki anak dengan kondisi fatherless. Faktor utama adalah masalah ekonomi dan disfungsi hubungan keluarga.

Gerakan ini diharapkan dapat meningkatkan kehadiran dan dukungan ayah terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak, serta mengurangi dampak negatif seperti masalah akademik, perilaku agresif, dan keterlibatan anak dalam perilaku berisiko. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Program ASRI Serap 500 Ribu Genteng Plered ke Berbagai Daerah

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi melepas pengiriman 500.000 keping genteng buatan pengrajin Plered, Jawa Barat, menggunakan armada 125 truk untuk didistribusikan ke berbagai daerah pada 2 Oktober 2026. Pelepasan ini…

    Pemerintah Sahkan Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital guna memberikan payung hukum yang komprehensif bagi para pengemudi ojek…