Jakarta – Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri berhasil mengidentifikasi 22 korban meninggal akibat kebakaran Ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat. Seluruh korban dapat dikenali secara visual tanpa pemeriksaan DNA karena kondisi jasad masih utuh dan bisa dikenali.
Selain korban meninggal, 19 orang berhasil diselamatkan. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa para korban selamat berada di lantai paling atas gedung untuk menghindari kobaran api di lantai dasar. Mereka dievakuasi satu per satu oleh petugas menggunakan peralatan penyelamatan.
Kebakaran hanya menghanguskan lantai dasar, sedangkan enam lantai lainnya tetap aman. Namun, 22 korban meninggal terutama berada di lantai 3 dan 5 karena kelelahan saat mencoba mencapai jalur evakuasi. Para korban yang selamat kemudian mendapatkan penanganan dan pemeriksaan di lokasi.
Petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan gedung bertingkat, kesiapan jalur evakuasi, dan perlengkapan pemadam kebakaran agar korban jiwa dapat diminimalkan dalam kejadian serupa. Dikutip dari RRI.co.id





