Mendag: Cuaca Buruk dan Distribusi Terbatas Jadi Penyebab Harga Bawang dan Cabai Naik

  • Ekonomi
  • December 8, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan harga bawang merah dan cabai di beberapa daerah saat ini lebih tinggi dari harga acuan pemerintah, namun produksi nasional masih mencukupi. Kenaikan harga dipicu oleh cuaca buruk dan kendala distribusi.

Budi menjelaskan rata-rata nasional bawang merah mencapai Rp47.600 per kilogram, sementara harga acuan Rp41.500, dan angka ini dipengaruhi wilayah timur seperti Papua. Untuk cabai merah dan cabai rawit, produksi cukup, tetapi panen terganggu kondisi cuaca.

Pemerintah fokus memastikan kelancaran distribusi dari sentra produksi ke daerah konsumsi, termasuk koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan pelaku logistik. Daerah terdampak bencana ditangani melalui jalur bantuan khusus, sementara daerah lain pasokan tetap terkendali.

Selain itu, komoditas daging dan telur dilaporkan surplus sehingga tidak menimbulkan tekanan harga menjelang Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, cabai rawit merah naik menjadi Rp72.277 per kilogram, cabai merah keriting Rp61.454, telur ayam ras Rp31.365, beras medium Rp13.660, bawang merah turun menjadi Rp47.729, dan minyak goreng Minyakita Rp17.602 per liter. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    OJK Fokus Perkuat Ekosistem UMKM dan Akses Pembiayaan

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan penguatan ekosistem dan pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu program utama untuk mendukung pertumbuhan sektor usaha tersebut. Ketua Dewan…

    Danantara Siapkan Sejumlah BUMN untuk IPO dalam Setahun ke Depan

    Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyiapkan IPO sejumlah perusahaan BUMN dalam jangka waktu 6-12 bulan ke depan. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir,…