Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa Tiongkok akan menginvestasikan total Rp36,4 Triliun melalui 16 proyek di Indonesia. Kesepakatan investasi ini merupakan hasil pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan perwakilan Partai Komunis Tiongkok dari Provinsi Fuzho dan terkait dengan program ‘Two Countries Twin Park’.
Seluruh investasi yang mencapai Rp36,4 Triliun tersebut diproyeksikan akan ditempatkan di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Menurut Airlangga, penempatan ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan KIT Batang yang sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden bersama Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang.
Ke-16 proyek tersebut mencakup berbagai sektor strategis. Di antaranya adalah proyek baja berkapasitas 1 juta ton, pengolahan daging dan produk kelautan, perdagangan nikel iron, riset dan pengembangan (R&D) tekstil, sektor batu bara, serta industri teh dan melati. Investasi ini juga mencakup aktivitas direct sourcing produk pertanian seperti kelapa dan durian. Dikutip dari RRI.co.id






