Jakarta: Olahraga saat perut kosong atau fasted cardio kini banyak dilakukan karena dianggap mampu membakar lemak lebih banyak. Saat berolahraga setelah puasa semalaman, tubuh memang cenderung menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi karena kadar glukosa dan glikogen berada pada tingkat rendah.
Namun, meski pembakaran lemak meningkat dalam jangka pendek, penelitian menunjukkan bahwa total kalori dan lemak yang terbakar tidak jauh berbeda dibandingkan olahraga setelah makan. Manfaat jangka panjang fasted cardio pun belum terbukti signifikan.
Bagi sebagian orang, berolahraga tanpa makan berisiko menimbulkan pusing, lemas, atau gemetar. Pada penderita diabetes, risiko hipoglikemia bahkan bisa meningkat. Tubuh juga lebih cepat kehabisan energi sehingga sesi olahraga tidak maksimal.
Olahraga sebelum makan bisa dilakukan, tetapi tidak selalu lebih efektif. Pilihan terbaik tetap disesuaikan dengan kondisi tubuh dan tujuan latihan masing-masing. Disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan 2–3 jam sebelum berolahraga serta menjaga asupan cairan agar tubuh tetap bertenaga dan terhidrasi. Dikutip dari RRI.co.id







