BPOM Dorong Inovasi Biosimilar dan Ekspor Produk Farmasi dari Sidoarjo

Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkuat pengawasan terhadap pengembangan teknologi biosimilar sekaligus mendukung pertumbuhan industri farmasi nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi pada sejumlah industri di Sidoarjo, Jawa Timur, guna memastikan penerapan standar keamanan, mutu, dan kualitas produk.

BPOM meninjau perkembangan produksi biosimilar serta memastikan fasilitas industri telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari tahap pre-market hingga post-market untuk menjamin keamanan produk dan melindungi masyarakat. Selain itu, BPOM juga melakukan evaluasi terhadap industri pangan olahan yang berorientasi ekspor.

Melalui pengawasan terpadu, BPOM mendorong industri farmasi dan pangan Indonesia semakin kompetitif di pasar global. Sertifikasi dan pemenuhan standar internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan konsumen, meningkatkan ekspor, serta memastikan produk dalam negeri aman, berkualitas, dan berdaya saing. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Pembangunan Sekolah Rakyat Dipercepat, Kemenkum Hibahkan Lahan 6,3 Hektare

    Jakarta – Kementerian Hukum (Kemenkum) menyerahkan lahan seluas 6,3 hektare atau sekitar 63 ribu meter persegi di Tangerang kepada Kementerian Sosial untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Menteri Hukum Supratman Andi…

    Kasus Tambang Emas Ilegal Terungkap, Bareskrim Tahan Dua Tersangka

    Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menahan dua tersangka dalam kasus mafia tambang emas ilegal yang diduga terlibat dalam jaringan pengolahan dan distribusi emas tanpa…