BI Salurkan Uang Layak Edar Rp8,34 Miliar untuk 5 Pulau di NTB

MATARAM – Bank Indonesia (BI) resmi mendistribusikan uang kartal layak edar senilai Rp8,34 miliar ke lima pulau terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 yang bersinergi dengan TNI Angkatan Laut, modal kerja penukaran uang tahun ini tercatat meningkat 3,15 persen dibanding tahun lalu untuk mengantisipasi melonjaknya kebutuhan masyarakat kepulauan. Menggunakan kapal perang KRI Pulau Rimau-724, ekspedisi yang berlangsung selama sepekan (18–24 Mei 2026) ini menyasar lima wilayah strategis di NTB, yaitu Pulau Moyo, Pusu Langgudu, Pulau Medang, Maringkik, dan Gili Gede.

Analis Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Raden Aga Nugraha, mengungkapkan bahwa kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi tantangan utama dalam mendistribusikan uang kartal, terutama ke daerah yang sulit dijangkau layanan perbankan. Oleh karena itu, Ekspedisi Rupiah Berdaulat hadir sebagai instrumen penting untuk menjaga kedaulatan mata uang di seluruh wilayah NKRI. Komandan Pangkalan TNI AL Mataram, Asep Tri Prabowo, menegaskan dukungan penuhnya terhadap misi ini sebagai bentuk sinergi nyata dalam menjaga kedaulatan ekonomi nasional hingga ke pelosok negeri.

Pelaksanaan ekspedisi di NTB ini merupakan rangkaian ke-6 dari total 18 kegiatan nasional yang direncanakan Bank Indonesia sepanjang tahun 2026. Program ini diharapkan mampu memperkuat sistem keuangan inklusif serta mendukung sektor strategis daerah seperti pariwisata, pertanian, dan UMKM melalui pemerataan uang layak edar serta edukasi keuangan. Asisten II Sekretariat Daerah NTB, Lalu Muhamad Faozal, turut menyampaikan apresiasinya dan menilai bahwa konsistensi BI dan TNI AL ini menjadi bukti nyata hadirnya pelayanan negara yang adil hingga ke wilayah terpencil. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    BPS Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Solid Ditopang Konsumsi dan Investasi

    JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2026 tumbuh solid sebesar 5,61 persen secara tahunan (year-on-year). Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi…

    Hasil RUPST PGN: Restui Pembagian Dividen Senilai 172,29 Juta Dolar AS

    Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk tahun buku 2025 resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 172,29 juta dolar AS atau setara…