Sinergi Strategis BPOM Perkuat Industri Kesehatan Nasional 2026

Jakarta – Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menghadiri peluncuran program P&G Health Indonesia University Partnership di Jakarta sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem kesehatan nasional. Bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, inisiatif ini mempertemukan peran pemerintah, industri, dan akademisi guna menciptakan sinergi yang lebih aplikatif. Kolaborasi yang melibatkan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Universitas Padjadjaran ini bertujuan untuk memberdayakan calon apoteker serta tenaga kesehatan agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan standar regulasi terkini.

Taruna menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan implementasi nyata dari model kolaborasi Academia-Business-Government (ABG) yang telah dikembangkan BPOM bersama 180 perguruan tinggi di Indonesia. Sebagai regulator, BPOM berperan penting sebagai jembatan untuk memastikan hasil riset universitas memenuhi standar keamanan dan mutu sehingga dapat segera dihilirisasi serta dikomersialisasikan. Dengan fokus pada tiga pilar utama—edukasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat—program ini diharapkan mampu mempercepat transformasi kesehatan dan mengurangi ketergantungan pada produk impor melalui inovasi dalam negeri.

Program kemitraan ini juga didukung penuh oleh pemangku kepentingan sektor farmasi, termasuk Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan jajaran pimpinan fakultas kesehatan. Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih praktis, para lulusan diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga adaptif terhadap dinamika pasar kesehatan global. Sinergi lintas sektor ini menjadi katalisator bagi terciptanya tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing tinggi, yang pada akhirnya akan berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemnaker Pacu Pelatihan SDM untuk Sektor Energi Bersih dan Kendaraan Listrik

    Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan pemerintah berupaya menyiapkan tenaga kerja kompeten untuk mengisi kebutuhan industri hijau (green jobs) di Indonesia, menyusul pasar kendaraan listrik (EV) yang tumbuh pesat dalam…

    Lebih Murah dari LPG 3 Kg, Benarkah CNG Jadi Pengganti Gas Melon?

    Jakarta – Pemerintah mulai serius mempersiapkan CNG (Compressed Natural Gas) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram untuk sektor rumah tangga dan industri. Langkah strategis ini diambil guna menekan biaya energi…