Gerak Cepat, Menteri Wihaji Kirim Tim Trauma Healing Pasca-Insiden KRL Bekasi Timur

JAKARTA – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan trauma healing bagi korban kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Insiden yang melibatkan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin (27/4/2026) malam tersebut menjadi perhatian serius terkait pemulihan psikologis korban dan keluarga. Wihaji menyatakan bahwa penanganan mental dan emosional adalah kewajiban negara untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal pasca-situasi darurat.

Sebagai langkah konkret, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat telah menerjunkan tim untuk mengunjungi korban di RSUD Kota Bekasi. Fokus utama bantuan diberikan kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan balita, guna memastikan kesehatan fisik serta nutrisi mereka tetap terjaga selama masa pemulihan. Selain penguatan moral, pemerintah juga menghadirkan layanan Satyagatra, sebuah dukungan psikososial gratis yang dirancang khusus untuk mendampingi para korban dalam mengatasi dampak trauma kecelakaan tersebut.

Upaya kolaboratif ini melibatkan Direktur Ketahanan Keluarga Kemendukbangga dan IPeKB Bekasi untuk memastikan distribusi santunan serta bantuan nutrisi tepat sasaran. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan adalah bentuk kepedulian nyata untuk meringankan beban korban. Dengan adanya sinergi antara bantuan material dan layanan konsultasi psikologis, diharapkan proses pemulihan menyeluruh bagi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Perkuat Kolaborasi dan Penegakan Hukum, Pemerintah Maksimalkan Penanganan Karhutla

    JAKARTA — Pemerintah merapatkan barisan untuk memaksimalkan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Indonesia melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pengerahan personel, hingga penegakan hukum tegas. Berdasarkan data…

    Bareskrim Telusuri Dugaan Pelanggaran pada Lima Produk Beras Fortifikasi

    Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dalam produksi dan perdagangan lima merek beras fortifikasi setelah hasil pengujian laboratorium menemukan ketidaksesuaian kandungan gizi dengan informasi pada label kemasan.…