Singkawang – Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, kepolisian, dan Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla Singkawang) di akses menuju Bandara Singkawang, Senin (6/4/2026). Titik api terpantau muncul di wilayah Jembatan 6 dan 7, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan, yang merupakan jalur vital menuju bandara. Kapolsek Singkawang Selatan, Iptu Dian Edi Sarwono, menyatakan bahwa pemadaman intensif segera dilakukan guna mencegah api meluas ke area pemukiman warga serta menjaga kelancaran aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang.
Proses pemadaman di lapangan menghadapi tantangan berat akibat kondisi lahan yang kering dan hembusan angin kencang yang memicu penyebaran api ke beberapa titik. Meski terkendala cuaca ekstrem, petugas gabungan terus melakukan upaya penyiraman dan pendinginan hingga malam hari guna memastikan api benar-benar padam secara total. Fokus utama tim saat ini adalah melakukan lokalisir area agar dampak Karhutla tidak mengganggu mobilitas pengguna jalan dan mengancam ekosistem di kawasan strategis Singkawang Selatan tersebut.
Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam sembari menyiagakan personel untuk memantau potensi munculnya titik api susulan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim panas dan dilarang keras melakukan aktivitas buka lahan dengan cara membakar. Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemkot Singkawang berkomitmen untuk terus memperkuat mitigasi bencana Karhutla demi kenyamanan warga dan operasional fasilitas publik di wilayah Kalimantan Barat. Dikutip dari Antaranews.com




