Jakarta – Setelah sukses berkeliling di lebih dari 30 festival film internasional, film “Crocodile Tears” akhirnya dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 7 Mei 2026. Film ini merupakan debut penyutradaraan film panjang dari Tumpal Tampubolon, sineas berprestasi yang sebelumnya sukses meraih Sonje Award di Busan International Film Festival 2021. Mengusung genre drama thriller dengan sentuhan realisme magis, “Crocodile Tears” menjanjikan pengalaman sinematik yang mencekam mengenai dinamika hubungan keluarga yang toksik.
Inspirasi film ini datang dari sebuah tayangan dokumenter tentang induk buaya yang melindungi anak-anaknya di dalam rahang. Melalui premis tersebut, Tumpal Tampubolon mencoba mengeksplorasi sisi gelap dari rasa cinta dan proteksi seorang ibu. “Bagaimana sesuatu yang lahir dari cinta bisa berubah menjadi beban, dan mengapa hubungan yang seharusnya melindungi justru bisa terasa menyesakkan,” ungkap Tumpal. Cerita berfokus pada tokoh Johan (Yusuf Mahardika) yang hidup di bawah pengawasan ketat sang Mama (Marissa Anita) di sebuah penangkaran buaya yang usang.
Konflik dalam film memuncak ketika kehadiran Arumi (Zulfa Maharani) mulai menggoyahkan dominasi sang ibu terhadap Johan. Ketidaksetujuan Mama terhadap hubungan mereka memicu serangkaian teror psikologis yang ganjil dan menegangkan. Penampilan apik Marissa Anita dan Yusuf Mahardika dalam memerankan hubungan ibu-anak yang menyesakkan ini telah mendapat pujian saat penayangan perdana dunia (world premiere) di Toronto International Film Festival (TIFF) 2024, serta festival besar lainnya seperti London dan Torino.
Produksi ambisius hasil kolaborasi internasional ini juga telah memborong berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Best Screenplay di Asian Film Festival Barcelona 2025 dan Direction Award di Jakarta Film Week 2025. Dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, “Crocodile Tears” diharapkan menjadi standar baru bagi film bergenre teror psikologis di tanah air. Bagi para pencinta film berkualitas yang merindukan narasi mendalam dengan visual yang kuat, pastikan untuk tidak melewatkan penayangannya pada awal Mei mendatang. Dikutip dari Antaranews.com







