Cara Khofifah Jaga Harga Pangan, Pasar Murah Efektif Kendalikan Inflasi Jatim

  • Ekonomi
  • January 15, 2026
  • 0 Comments

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kegiatan pasar murah merupakan instrumen strategis pemerintah provinsi untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan warga tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan pada awal tahun. Berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam disediakan dengan harga di bawah standar pasar melalui sinergi antara pemerintah, Bulog, dan pelaku industri kecil menengah.

Dalam pelaksanaannya di Kabupaten Gresik, pasar murah ini menyediakan beras premium seharga 14.000 rupiah per kilogram dan beras medium SPHP seharga 11.000 rupiah per kilogram. Khofifah menjelaskan bahwa meskipun stok pangan di Jawa Timur secara umum berada dalam kondisi aman, intervensi pasar tetap diperlukan untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Konsistensi pelaksanaan kegiatan ini, yang telah dilakukan sebanyak sembilan kali di wilayah tersebut, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Antusiasme warga terhadap program ini sangat tinggi karena mereka merasa terbantu secara finansial dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga berharap kegiatan serupa dapat rutin digelar karena perbedaan harganya yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional. Melalui fungsi komplementer antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, diharapkan stabilitas harga di Jawa Timur tetap terjaga sehingga beban pengeluaran rumah tangga tidak semakin berat akibat dinamika ekonomi. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…