Pakar Ungkap Potensi Besar Industri Migas untuk Transformasi Ekonomi Wilayah Pesisir

  • Ekonomi
  • December 30, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – Industri minyak dan gas bumi dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat pesisir selama dikelola dengan transparan dan berpihak pada kepentingan lokal. Pakar ekonomi lingkungan dari IPB University, Aceng Hidayat, menjelaskan bahwa manfaat industri ini hanya akan optimal jika ada perbaikan serius dalam penyerapan tenaga kerja lokal, terutama lulusan sekolah menengah kejuruan. Ia mendorong perusahaan migas untuk membangun ekosistem pelatihan bersama guna menyiapkan tenaga teknis lokal yang bersertifikasi.

Selain lapangan kerja, Aceng menekankan pentingnya kejelasan skema bagi hasil antara pemerintah dan investor untuk memastikan dana ekstraksi sumber daya alam digunakan kembali bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, termasuk penyediaan air bersih dan ruang hidup yang layak. Masyarakat pesisir juga perlu didorong untuk melakukan diversifikasi ekonomi melalui pemberdayaan nelayan dan pengembangan wisata bahari agar tidak hanya bergantung pada satu sektor pendapatan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menambahkan bahwa kontribusi sektor migas terhadap ekonomi nasional sudah nyata. Meski setiap aktivitas ekstraksi memiliki dampak lingkungan, ia menilai dampak fisik migas lebih terbatas dibandingkan pertambangan mineral karena materialnya berbentuk cairan yang disalurkan melalui pipa. Ia menegaskan bahwa pengelolaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak lingkungan tersebut. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…