Awal Pekan Cerah, IHSG Naik Ikuti Tren Pasar Dunia

  • Ekonomi
  • December 22, 2025
  • 0 Comments

IHSG pada Senin pagi menguat mengikuti pergerakan bursa saham Asia dan global. IHSG dibuka naik 19,70 poin atau 0,23 persen ke posisi 8.629,25, sementara indeks LQ45 naik 0,95 poin atau 0,11 persen ke posisi 854,49.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi di level 8.500-8.550. Volume perdagangan diperkirakan sepi menjelang libur Natal. Pelaku pasar juga mencermati nilai tukar rupiah yang melemah dan data M2 Money Supply November 2025.

Bursa saham AS dan Eropa diperkirakan stabil menjelang libur Natal, meski beberapa data ekonomi AS seperti PDB kuartal III, durable goods orders, dan industrial production masih menjadi perhatian. Di Asia, fokus pasar tertuju pada pertemuan Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional di China, serta risalah Bank of Japan dan data inflasi Jepang.

Pada perdagangan Jumat lalu, bursa Eropa menguat dengan Euro Stoxx 50 naik 0,32 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,61 persen, DAX Jerman naik 0,37 persen, dan CAC Prancis naik 0,01 persen. Wall Street juga ditutup menguat, dengan Dow Jones naik 0,38 persen, S&P 500 naik 0,88 persen, dan Nasdaq Composite naik 1,31 persen.

Bursa regional Asia pagi ini juga menguat, antara lain Nikkei naik 2,00 persen ke 50.499, Shanghai naik 0,58 persen ke 3.919, Hang Seng naik 0,28 persen ke 25.735, dan Straits Times naik 0,75 persen ke 4.603. dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Kurangi Beban Fiskal, Anggota DEN Beberkan Alasan Kenaikan Harga BBM Pertamax

    JAKARTA – Anggota Dewan Energi Nasional Republik Indonesia (DEN-RI), Satya Widya Yudha, menegaskan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni…

    Kuasai Saham Mayoritas Superbank, Grab Siap Dorong Ekosistem Bank Digital

    JAKARTA – Raksasa teknologi Grab secara resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas di PT Super Bank Indonesia Tbk atau Superbank (IDX: SUPA) dengan total kepemilikan modal mencapai lebih dari…