Apindo Ungkap UMKM dan Perdagangan Lokal Jadi Sektor Paling Terdampak Bencana Sumatera

  • Ekonomi
  • December 9, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan UMKM dan perdagangan lokal menjadi sektor yang paling terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sektor usaha ini mengalami gangguan operasional karena kerusakan fasilitas, terganggunya pasokan bahan baku, dan akses transportasi yang terputus.

Bencana juga berdampak pada industri pengolahan dan manufaktur, sektor agribisnis akibat rusaknya lahan pertanian, serta transportasi dan logistik karena jalan, jembatan, dan infrastruktur pendukung mengalami kerusakan.

Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, mengatakan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional masih sulit dipastikan karena banyak faktor yang harus diperhitungkan. Menurutnya, dampak konsumsi dari daerah terdampak kemungkinan tidak terlalu besar bagi keseluruhan ekonomi Indonesia, meski sektor lokal mengalami kerugian signifikan.

Bencana yang terjadi pada akhir November 2025 telah menelan 961 korban meninggal, 293 orang hilang, dan sekitar 5.000 warga mengalami luka-luka akibat lumpur, kayu, dan runtuhan bangunan, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 8 Desember 2025. Upaya penanganan dan pemulihan masih berlangsung untuk membantu masyarakat terdampak dan memulihkan aktivitas ekonomi lokal. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Libur Paskah 2026, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Madiun untuk Jamin Stok Aman

    MADIUN – PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus resmi menambah pasokan LPG subsidi 3 kg di wilayah Madiun Raya guna mengantisipasi lonjakan konsumsi selama libur panjang Jumat Agung dan Paskah 2026.…

    Ekonomi Ciayumajakuning Tumbuh 5,09 Persen, Bank Indonesia Sebut Tren Positif Berlanjut

    Cirebon – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon melaporkan tren positif pada perekonomian wilayah Ciayumajakuning yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,09 persen (yoy) pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan…