BMKG Kepahiang mencatat 484 gempa terjadi di Bengkulu sejak Januari 2025 dengan magnitudo 1,0 hingga 6,3. Sebagian besar gempa berpusat pada kedalaman kurang dari 60 kilometer. Wilayah terdampak antara lain Pulau Enggano, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
Gempa terbesar terjadi pada 23 Mei 2025 pukul 02.53 WIB dengan magnitudo 6,3 akibat aktivitas intraslab di bawah kerak bumi. Guncangan terasa di hampir seluruh Bengkulu dengan skala MMI III hingga VI. Gempa menyebabkan 248 rumah terdampak, 20 di antaranya rusak berat, serta kerusakan pada sekolah, masjid, dan kantor pemerintahan, terutama di Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah.
BPBD Bengkulu bersama pemerintah setempat terus melakukan pemantauan, penanganan kerusakan, dan memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan. Masyarakat diimbau tetap waspada, menyiapkan rencana evakuasi, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD untuk menghindari dampak lebih lanjut. Dikutip dari RRI.co.id





