Panduan Keselamatan Saat Mendaki Gunung yang Wajib Diketahui Pendaki

  • Ragam
  • November 22, 2025
  • 0 Comments

Jakarta: Mendaki gunung vulkanik bisa menjadi pengalaman menantang sekaligus memukau karena pemandangan eksotis yang ditawarkan. Namun, di balik keindahannya, gunung berapi memiliki potensi bahaya yang tidak boleh disepelekan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pendaki, terutama di gunung vulkanik. Melansir berbagai sumber, berikut tips keselamatan yang perlu diperhatikan:

  1. Periksa Status Aktivitas Gunung
    Sebelum mendaki, pastikan memeriksa status aktivitas gunung melalui sumber resmi. Gunung yang sedang berstatus waspada atau siaga sebaiknya dihindari karena risiko erupsi dan keluarnya gas berbahaya.
  2. Gunakan Peralatan yang Tepat
    Pendakian di gunung vulkanik memerlukan perlengkapan khusus. Gunakan sepatu trekking dengan sol kuat untuk menghadapi bebatuan tajam dan medan yang tidak rata.
  3. Hindari Area Kawah
    Kawah gunung berapi mungkin terlihat menarik, tetapi sangat berbahaya. Suhu ekstrem dan gas beracun bisa muncul tiba-tiba. Selain itu, retakan tanah bisa menjadi perangkap gas panas. Selalu patuhi batas aman yang ditetapkan petugas atau papan peringatan di jalur pendakian.
  4. Bawa Bekal Secukupnya
    Gunung vulkanik biasanya minim sumber air karena struktur tanahnya yang kering. Pastikan membawa cukup air dan makanan ringan agar tetap terhidrasi dan berenergi selama pendakian.

Dengan mematuhi tips ini, pendakian ke gunung vulkanik dapat tetap aman dan menyenangkan, tanpa mengurangi pengalaman menikmati pemandangan alam yang menakjubkan. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    • Ragam
    • April 1, 2026
    • 1 views
    Jadi Primadona! Whoosh Makin Populer Jadi Pilihan Utama Mudik Lebaran 2026

    JAKARTA – Kereta Cepat Jakarta-Bandung, atau yang lebih dikenal sebagai Whoosh, semakin mengukuhkan posisinya sebagai transportasi primadona selama periode arus mudik Lebaran 2026. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melaporkan lonjakan…

    • Ragam
    • March 14, 2026
    • 7 views
    Bahaya Larangan Total Media Sosial bagi Remaja: Picu Konflik dan Perilaku Pemberontakan

    Jakarta – Upaya membatasi aktivitas digital anak melalui larangan total penggunaan media sosial dinilai tidak selalu efektif dan justru berisiko memicu perlawanan. Psikolog Klinis Dewasa, Teresa Indira Andani, S.Psi., M.Psi.,…