Jakarta – Polda Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional guna mengamankan aksi unjuk rasa dan puluhan kegiatan masyarakat di ibu kota pada Kamis, 24 September 2026. Sebanyak 2.055 personel khusus lalu lintas dikerahkan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga di berbagai titik rawan kemacetan, seperti kawasan Monas, Bundaran HI, hingga Gedung DPR/MPR RI.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pengalihan arus bersifat fleksibel dan menyesuaikan kondisi di lapangan. Secara keseluruhan, pengamanan ini melibatkan 26.386 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemprov DKI yang diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis.
Bagi masyarakat yang akan bepergian melewati pusat kota diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan. Pengguna jalan juga dapat memantau informasi terkini seputar rekayasa arus kendaraan melalui akun media sosial resmi TMC Polda Metro Jaya demi kenyamanan perjalanan bersama. Dikutip dari rri.co.id







