Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS dalam perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah tipis 0,03 persen atau lima poin menjadi Rp16.708 per dolar AS.
Rupiah ditutup naik 0,10 persen atau 16 poin menjadi Rp16.701 per dolar AS, Kamis kemarin. “Hari ini, rupiah masih berpeluang terapresiasi ke Rp16.680 per dolar AS,” kata Analis Pasar Uang, Fikri C. Permana, Jumat (7/11/2025)
IHSG Masih Berpeluang Naik di Tengah Ketidpastian Tinggi
Hari ini, indeks dolar AS terpantau naik tipis ke level 99,79 dari 99,73 pada Kamis kemarin. Menurut Fikri, pergerakan rupiah terhadap dolar AS masih didominasi faktor eskternal.
Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah data ketenagakerjaan. Laporan Challenger, Gray & Christmas menyebutkan meningkatnya pengurangan pekerjaan di AS di bulan Oktober 2025.
Menurut laporan Challenger, pengusaha telah melakukan 1.099.500 pengurangan pekerjaan Oktober 2025. Pengurangan pekerjaan itu meningkat 65 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
“Data pengurangan pekerjaan di AS itu, meningkat ke level tertinggi dalam 20 tahun terakhir,” ucap Fikri. Selain data pekerjaan, pelaku pasar menurut Fikri, juga masih berspekulasi terkait prospek pemangkasan suku bunga the Fed.
“Ekspektasi pasar masih naik turun terhadap pemangkasan suku bunga the Fed bulan Desember mendatang,” ucapnya. Sementara itu, Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 4 persen pada
Komite Kebijakan Moneter Inggris mempertahankan suku bunga, dengan mempertimbangkan kondisi perekonomiannya. Laju inflasi masih di atas 2 persen, pasar tenaga kerja dan aktivitas manufaktur juga masih lemah.
“Sehingga pasar berekspektasi BoE akan melakukan pemangkasan suku bunga lanjutan,” kata Fikri. Inflasi di Inggris saat ini, masih tinggi di 3,8 persen, tingkat pengangguran 4,8 persen, dan PMI manufaktur di bawah 50.
Pelaku pasar dalam negeri berharap lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) hari ini lebih baik dari hari sebelumnya. Harapannya , hal itu dapat membantu stabilitas nilai tukar rupiah. Dikutip dari RRI.co.id





