APMF 2026 Tekankan Pentingnya Kolaborasi Jangka Panjang di Industri Pemasaran

  • Ekonomi
  • August 7, 2026
  • 0 Comments

Bali – APMF 2026 mendorong pelaku industri untuk beralih dari fokus pada kampanye jangka pendek menuju kolaborasi jangka panjang dalam menghadapi perubahan industri pemasaran. Forum yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center pada 5–7 Agustus 2026 ini mengusung tema “Blueprint the Beyond”, dengan tujuan membangun kemitraan berkelanjutan di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media digital, dan perubahan perilaku konsumen. APMF 2026 kembali mempertemukan pemimpin industri dari sektor brand, media, teknologi, agensi, platform digital, hingga ekonomi kreatif di kawasan Asia Pasifik.

Chairman APMF, Andi Sadha, menegaskan bahwa tantangan industri saat ini bukan lagi soal mencari ide atau insight baru, melainkan menciptakan nilai yang tetap bertahan setelah sebuah kampanye selesai. Menurutnya, konsep Blueprint the Beyond mengajak seluruh pelaku industri membangun fondasi kerja sama yang menghasilkan dampak jangka panjang, bukan sekadar keberhasilan sesaat. Melalui forum ini, peserta didorong untuk memperluas jaringan, berbagi pengalaman, dan membuka peluang kolaborasi yang mampu menjawab dinamika industri pemasaran yang terus berkembang.

Selama tiga hari penyelenggaraan, APMF 2026 menghadirkan beragam agenda seperti Applied Intelligence Lab, Conference Stage, Innovation & Experience Showcase, dan Leadership Gatherings untuk memperkuat inovasi serta kemitraan lintas sektor. Andi Sadha berharap setiap peserta memanfaatkan forum ini sebagai titik awal membangun hubungan profesional yang berkelanjutan. Dengan memperkuat kolaborasi dan komunikasi terbuka, APMF 2026 diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan kerja sama strategis yang memberikan nilai tambah bagi industri pemasaran di kawasan Asia Pasifik. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Harga Emas Pegadaian Sabtu Ini Naik, Simak Daftar Terbarunya

    Jakarta – Harga emas di Pegadaian pada Sabtu (8/8/2026) terpantau kompak naik untuk tiga produk utama, yakni Galeri24, Antam, dan UBS. Berdasarkan data yang dikutip dari laman Pegadaian pada pukul…

    Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat, Rupiah Diproyeksi Menguat terhadap Dolar AS

    Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat diperkirakan menjadi penopang penguatan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek. Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa…